Program DAU Kelurahan Jatikramat, Prioritaskan Pembangunan Jaling Di Lingkungannya

0
41

MRN News, Kota Bekasi – Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan Kelurahan tahun 2020 untuk Kelurahan Jatikramat yang dananya digelontorkan dari anggaran APBN ini, lebih banyak diprioritaskan untuk pembangunan Jalan Lingkungan (Jaling). Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kelurahan Jatikramat, Agus saat dijumpai media usai mengikuti kegiatan Musyawarah Kelurahan (Muskel), Sabtu siang, 24/10/2020 di Pendopo Kantor Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih.

“Untuk tahun 2020 ini, semua pembangunan DAU diprioritaskan untuk jalan lingkungan, karena hal tersebut berdasarkan aspirasi masyarakat pada saat kegiatan muskel Tahun 2019 lalu. Karena berdasarkan data yang ada, terdapat jalan setapak sepanjang 17 km di wilayah Kelurahan Jatikramat dan secara akumulasi belum terjamah oleh program pembangunan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah). Maka dari itu, hal tersebut menjadi salah satu faktor yang harus diselesaikan,” ungkap Agus lebih lanjut.

dok foto. Sekretaris BKM Jatikramat, Agus saat di wawancara.

Bahkan program pembangunan partisipatif berbasis komunitas “P3BK”, yang sebelumnya sempat menjadi primadona masyarakat Kota Bekasi, untuk pembangunan di wilayah juga disinggung, “Jalan-jalan kecil (red – Pekerjaan) yang sebelumnya dilaksanakan oleh P3BK, sedang mengalami perubahan anggaran,” ungkap Agus.

dok foto. Tim BKM foto bersama dengan H. Agus Bejo (kiri) Ketua BKM Kel. Jatikramat, Kec. Jatiasih.

Untungnya, lebih lanjut dijelaskan Sekretaris BKM Kelurahan Jatikramat itu, “Ada program DAU. Nah, yang sudah menunggu program P3BK tadi kita alihkan ke DAU. Sehingga fokus kita pada tahun ini, lebih kepada jalan lingkungan yang masih sangat memprihatinkan,” imbuhnya.

dok foto. Tim BKM Jatikramat saat memantau progres pekerjaan.

Hal yang sama juga diungkapkan Ketua BKM Kelurahan Jatikramat, H. Agus Bejo, bahwa program DAU Tambahan Kelurahan Jatikramat ini dimanfaatkan untuk membangun Jalan Lingkungan di 6 titik lokasi pekerjaan. “Dan dalam prosesnya mulai dari pencairan anggaran dan pelaksanaannya pun dilakukan melalui 2 termin,” ujarnya.

Pada termin pertama, pencairan anggaran sebesar Rp.150 juta, dengan difokuskan pembangunan jaling pada 2 titik lokasi pekerjaan. Lokasi pekerjaan pertama berada di RW. 005 dengan volume pekerjaan 300 x 1,8 x 0,1 meter, dengan pagu anggaran sebesar Rp. 100 juta. Dan di lokasi kedua berada di RT. 001/RW. 008 Jalan H. Jain, dengan pagu anggaran sebesar Rp. 50 juta.

dok foto. Saat tim BKM Jatikramat dilokasi jaling yang baru akan mulai di cor.

Untuk termin kedua sebanyak Rp. 200 juta, untuk pembangunan jaling di 4 titik lokasi dengan masing-masing anggaran sebesar Rp 50 juta. Lokasi pekerjaan tersebut masing-masing berada di RT. 002/RW. 002 Kampung Cakung, RT. 005/RW. 003 Bulak, Jalan Ekonomi Raya RW. 002 IKIP, dan terakhir berada di RW. 014 Jalan Berlian 13.

Dipaparkan lebih jauh oleh Agus Bejo, disamping sudah menjadi kebutuhan lingkungan, program pembangunan ini juga memiliki dampak positif untuk meningkatkan prestasi PBB di wilayah. “Sebenarnya program P3BK dan DAU ini adalah merupakan sarana pembangunan yang sangat dirasakan serta terasa langsung oleh masyarakat Kota Bekasi, khususnya di wilayah sekitar Kelurahan Jatikramat,” ungkap Ketua BKM Kelurahan Jatikramat, mengakhiri keterangannya.(And)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here