Partai Berkarya: Gedung Granadi Bukan Kantor DPP Partai Berkarya, Tak Ada Sangkut Pautnya dengan Yayasan Supersemar

 

“Gedung Granadi bukan kantor DPP Partai Berkarya. Kantor DPP Partai Berkarya adanya di Jl Antasari no. 20 Cilandak, Jakarta Selatan.”

Mediarakyatnusantara.com, Jakarta – Badaruddin Andi Picunang, Anggota Majelis Tinggi, Pendiri Partai Berkarya sekaligus Ketua DPP Partai Berkarya, membantah keras pemberitaan media massa terkait dengan Penyitaan Gedung Granadi oleh Negara yang dikaitkan dengan Kantor DPP Partai Berkarya.

Dalam keterangan pers yang diterima Redaksi mediarakyatnusantara.com, 19 November 2018 malam, Badaruddin membantah jika Gedung Granadi disebut sebagai Markas DPP Partai Berkarya.

“Gedung Granadi bukan kantor DPP Partai Berkarya. Kantor DPP Partai Berkarya adanya di Jl Antasari no 20 Cilandak, Jakarta Selatan.” ujar Badaruddin dalam keterangan pers-nya.

Partai Berkarya juga menolak keras dikaitkan dengan Yayasan Supersemar. Dalam hal ini, Ketua Umum Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra SH alias Tommy Soehartojuga tidak ada sangkut pautnya dengan sengketa Yayasan Supersemar.

“Ketua Umum Partai Berkarya Bapak Hutomo Mandala Putra SH (HMP) tidak ada sangkut paut dengan sengketa Yayasan Supersemar. Posisi HMP sebagai Presiden Komisaris Humpuss Group yang berkantor di Granadi adalah penyewa, sama statusnya dengan penyewa lainnya. Yayasan Supersemar juga penyewa dan pemilik saham minoritas di pengelolaan Gedung Granadi. Dimana pemilikan gedung dikelola oleh badan hukum PT (Perseroan Terbatas) bukan yayasan.” terang Badaruddin.

Sedikitnya ada 5 penjelasan Partai Berkarya untuk meluruskan pemberitaan media yang mengkaitkan Partai Berkarya dengan penyitaan Gedung Granadi.

Selengkapnya, Penjelasan Partai Berkarya yang dikutip mediarakyatnusantara.com dari Keterangan Pers Partai Berkarya, atas nama Ketua DPP Partai Berkarya, Badaruddin Andi Picunang, sebagai berikut :

“GRANADI BUKAN KANTOR DPP PARTAI BERKARYA”

Assalamu Alaikum Wr. Wb.

Menyimak pemberitaan hari ini perihal “Gedung Granadi/Kantor DPP Partai Berkarya disita terkait Yayasan Supersemar” di beberapa media maka berikut kami luruskan :

1. Gedung Granadi bukan kantor DPP Partai Berkarya. Kantor DPP Partai Berkarya adanya di Jl Antasari no 20 Cilandak, Jakarta Selatan.

2. Soal penyitaan Gedung Granadi terkait kepemilikan Yayasan Supersemar sudah lama disampaikan dan diributkan media sejak Juli 2018 dan kedua belah pihak yang bersengketa sedang melakukan konsolidasi melalui jalur hukum.

3. Ketua Umum Partai Berkarya Bapak Hutomo Mandala Putra SH (Tommy Soeharto) tidak ada sangkut paut dengan sengketa Yayasan Supersemar. Posisi HMP sebagai Presiden Komisaris Humpuss Group yang berkantor di Granadi adalah penyewa, sama statusnya dengan penyewa lainnya. Yayasan Supersemar juga penyewa dan pemilik saham minoritas di pengelolaan Gedung Granadi. Dimana pemilikan gedung dikelola oleh badan hukum PT (Perseroan Terbatas) bukan yayasan.

4. Partai Berkarya sejak berdiri tahun 2016 adalah independen dan tidak ada sangkut paut dengan Yayasan Supersemar. Didirikan oleh beberapa tokoh dan aktivis yang dikomandoi Hutomo Mandala Putra. Partai Berkarya bukan partai KKN atau milik keluarga tapi partai milik semua pencita Pak Harto (H.M Soeharto) karena partai ini didirikan untuk meneruskan semangat dan cita-cita Trilogi Pembangunan (stabilitas, pertumbuhan dan pemerataan), wacana pembangunan Bapak HM Soeharto dalam menjaga keutuhan NKRI.

5. Diminta kepada media yang telah menyampaikan berita yang menyudutkan PARTAI BERKARYA agar meluruskan berita tersebut dengan memperhatikam point 1-4 di atas.

Wassalamu alaikum wr wb.

Jakarta 18 Nov 2018

Badaruddin Andi Picunang- Anggota Majelis Tinggi/Pendiri Partai Berkarya, Ketua (mantan Sekjen) DPP Partai Berkarya, Sekjen Ormas Pendiri (Beringin Karya Indonesia).

(Red/MRN/fpii).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *