DBMSDA Kota Bekasi Tutup Mata Ada Galian Kabel Optik Langgar Aturan

0
43

MRN News, Kota Bekasi – Sejumlah warga melakukan protes ke pihak galian kabel optik di Kelurahan Jatikarya, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Rabu (09/09/2020). Para pekerja galian tersebut di hentikan oleh warga setempat, sehingga pihak Bimaspol dan Babinsa setempat melakukan mediasi di rumah ketua RW06 gang Dangkul Jalan Raya Kalimanggis.

Protes warga tersebut lantaran dalam proses pengerjaan galiannya tak mengindahkan keselamatan pengguna jalan raya tersebut, sebab tanah bekas galian tak langsung di angkut sehingga mengganggu kendaraan yang melintas dan berdasarkan aturan yang tersurat, pekerjaan seharusnya dilakukan malam hari bukan siang hari.

Diketahui berdasarkan informasi dari warga setempat yang tak ingin namanya disebutkan mengatakan yang mengikuti mediasi atas protes ke galian kabel optik milik PT. LinkNet Tbk tersebut, yang didalam Surat Berita Acara Ijin Pekerjaan Pararelnya pada Boring dan Volume atau panjang pekerjaan galiannya sepanjang kurang lebih 800 meter, namun di lapangan yang terlihat sudah di gali terlihat kurang lebih dari 2 km yang di kerjakan mulai dari Lampu merah Jalan Alternatif RW.

Ditambah lagi, pada Surat berita acara ijin tersebut yang seharusnya di kerjakan pada malam hari, ini justru dimulai pada pagi. Dan hal itu yang menjadi salah satu pemicu yang membuat warga sepanjang jalan kalimanggis geram.

dok. Foto pekerja galian yang tengah istirahat

“Ini jalan raya, jika jam masuk dan pulang kerja laju kendaraan ramai. Kalau bekas galian tersebut tak langsung di angkat dapat mengganggu kendaraan yang melintas dan bahkan keselamatan orang lain terlebih sudah beberapa hari ini hujan terus turun otomatis jalan jadi becek,” cetus salah satu warga RW 06.

Menurutnya, kenapa pihak dinas terkait tak melakukan pengawasan di lapangan sehingga vendor dari pekerja galian tersebut dapat seenaknya beroperasi dengan melanggar ketentuan yang tertulis pada surat Berita Acara Ijin Pekerjaannya. “Kan sudah jelas di surat itu, panjang pengerjaan galiannya adalah 800 meter tapi dilapangan yang di gali sekitar 2 (dua) kilometer mulai dari Lampu merah hingga batas wilayah Depok di Leuwinanggung,” ungkapnya.

dok. Foto Berita Acara Pekerjaan Galian

“Kemana pihak dinas terkait dalam hal ini Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi melakukan pengawasan, jangan-jangan sudah mengetahui tapi sengaja di biarkan karena ada kerjasama,” ujarnya dengan rawut wajah penuh marah.

dok. Foto ijin pekerjaan dari DBMSDA Kota Bekasi

Terpisah, Camat Jatisampurna, Wahyudin, saat ditanya terkait galian kabel yang bermasalah dengan masyarakat jalan kalimanggis mengatakan, pihak galiannya pun sama sekali tidak melaporkan ke kecamatan jika hendak melakukan pekerjaannya. “Saya memohon agar setiap kegiatan galian yang dilakukan khususnya terhadap jalan agar dikembalikan atau pun diperbaiki seperti sediakala. Jangan sampai kegiatan yang dilakukan menyisakan kerusakan jalan tanpa dirapihkan kembali dan kalau sudah demikian kami yang ada diwilayah sulit meminta pertanggungjawaban pemborongnya,” imbuhnya.(J4N5)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here